Struktur baja merujuk pada kerangka penahan beban yang dibuat dari pelat baja, profil canai panas, atau profil bentuk dingin, yang terutama terdiri dari balok, kolom, dan komponen penyambung. Balok-I, sebagai komponen utama, menawarkan ketahanan lentur luar biasa karena bentuk penampangnya yang teroptimasi. Sambungan antar elemen biasanya menggunakan las atau baut berkekuatan tinggi—pengelasan menjamin kedap udara untuk bejana tekan, sementara sambungan baut memudahkan pembongkaran dan perawatan.
Banyak diterapkan pada bangunan dengan bentang lebar, gedung bertingkat tinggi, dan pabrik industri, struktur baja unggul dalam skenario yang memerlukan kapasitas beban berat. Misalnya, bangunan pabrik satu lantai mengintegrasikan rangka atap baja, balok crane, dan pengaku kolom untuk membentuk sistem ruang yang mampu menahan beban peralatan dan gaya gempa. Dibandingkan dengan struktur beton bertulang, kerangka baja mencapai kapasitas daya dukung yang sama dengan 1/4 hingga 1/3 bobotnya, menjadikannya ideal untuk gedung pencakar langit dan jembatan bentang panjang.